Menghitung Standar Deviasi Menggunakan Pemrograman Java

Standar deviasi atau dikenal juga sebagai simpangan baku merupakan materi yang sangat populer dalam statistika. Sejak saya duduk dibangku SMA hingga jenjang Master, standar deviasi selalu dibutuhkan untuk mengetahui keragaman (varian) suatu kelompok data. Selain itu, standar deviasi biasanya saya butuhkan sebagai parameter untuk membangkitkan bilangan acak menggunakan distribusi normal. Baiklah, saya tidak berpanjang lebar untuk menjelaskan teori standar deviasi karena sudah terlalu mainstream dan referensinya banyak tersebat di internet. 

Kali ini, saya akan memberikan tutorial bagaimana cara menghitung standar deviasi menggunakan pemrograman java. Mungkin ada yang bertanya, mengapa harus repot-repot menggunakan java sedangkan Excel saja sudah bisa. Memang, Excel sudah sangat mumpuni untuk mengatasi berbagai persoalan statistik yang rumit, apalagi hanya menghitung standar deviasi, tentu sangat bisa. Tapi, tetap saja kita harus memblok manual data-data yang ingin kita cari standar deviasinya, kalau datanya kecil tidak masalah, kalau jumlahnya berjuta-juta baris? Lagi pula standar deviasi ini saya gunakan sebagai input bilangan acak yang saya program juga via java. Semoga bisa menjadi referensi teman-teman yang ingin menghitung standar deviasi juga menggunakan java. 

Sekali lagi, saya langsung mencontohkan data dan hasilnya. Untuk perhitungan manual standar deviasi bisa dicari ditempat lain. Misalnya terdapat suatu data beserta standar deviasi yang telah saya hitung menggunakan Excel :


Data tersebut saya gunakan sebagai input perhitungan standar deviasi menggunakan pemrograman java, serta membandingkan hasilnya dengan output yang diperoleh melalui Excel. Seandainya hasilnya berbeda, saya anggap program java saya yang bermasalah. 

Untuk menghitung standar deviasi menggunakan java, saya menggunakan source code berikut ini :
/**
 *
 * @author CHARIS
 */
public class ST_DEV {

    public static void main(String[] args) {
       double[] numArray = {151,156,176,152,187,147,189,156,174,172
};
        double SD = calculateSD(numArray);

        System.out.format("Standard Deviation = " + SD);
    }

    public static double calculateSD(double numArray[])
    {
        double sum = 0.0, standardDeviation = 0.0;

        for(double num : numArray) {
            sum += num;
        }

        double mean = sum/numArray.length;

        for(double num: numArray) {
            standardDeviation += Math.pow(num - mean, 2);
        }

        return Math.sqrt(standardDeviation/numArray.length);
    }
}

Hasil perhitungan standar deviasi menggunakan pemrograman java menunjukkan kesamaan jika dibandingkan dengan hasil menggunakan excel. Malah jika ingin lebih detail, hasil menggunakan pemrograman java menunjukkan jumlah digit dibelakang koma lebih besar dibanding excel. 

Baiklah, teman-teman. Demikian tutorial ringkas bagaimana menghitung standar deviasi menggunakan pemrograman java, silakan program ini digunakan sesuai dengan kebutuhan teman-teman. Semoga bermanfaat. 

Salam

Informatika Kita


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menghitung Standar Deviasi Menggunakan Pemrograman Java"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung, Silakan Berkomentar...
Kritik dan Saran Teman-Teman Sangat Memotivasi Saya (^_^)