Menyebalkan, Google Adsense Mendadak Ter-Banned Ketika Saldo Hampir Pay Out

Ini adalah pengalaman yang sangat menyebalkan berkaitan dengan google adsense. Siang itu, tak ada firasat apapun jika akun bakal ter-banned. Sekitar Bulan Februari 2018 lalu, saya mengecek saldo adsense terakhir (dan bakal jadi yang terakhir kalinya) sekitar pukul 12.00 WIB, dan masih berjalan normal. Tiba-tiba pukul 13.00 WIB, saldo adsense via android tidak bisa di cek. Bahkan keluar peringatan, "Account Disapproved". Tentu saya kaget bukan main. Kemudian akun adsense di cek via laptop. Ternyata akun adsense tidak bisa dibuka. "Account Disable"

Account Disable
Memang kesalahan utama saya adalah terlalu berharap penghasilan dari Google Adsense. Padahal kini menyadari bahwa Google Adsense sangat rentan dengan resiko banned. Bahkan jika blog kita sudah mematuhi TOS sekalipun, ancaman banned selalu ada. Dari email yang masuk, Google menyatakan jika banned di akun saya terjadi karena invalid click. Artinya, google menemukan indikasi bahwa ada oknum tertentu dari pengunjung blog ini yang mengklik iklan secara terus-terusan atau istilah kerennya bomb click. Anehnya, meskipun ada invalid click, tapi jumlah laporan click ketika cek akun terakhir masih dalam rentang wajar. Jadi tidak saya laporkan ke google. Tentu kejadian seperti ini tidak bisa diprediksi sebelumnya. Bahkan invalid click juga susah untuk dicegah. 

Ada satu lagi yang bikin saya geregetan banget. Mengapa akun adsense harus di-banned ketika saldo hampir pay out. Mengapa tidak setelah cair saja. hehe. Bahkan perjuangan akun ini untuk mendapatkan verifikasi pin juga tak kalah besar. Terbukti saya pernah menuliskan tiga pengalaman berharga di postingan lain, menggunakan akun ini sebagai sumber pengalamannya.




Gambar dibawah ini adalah screen shot saldo terakhir sebelum ter-banned. Saya lingkari merah, saldo keseluruhan ada Rp 1.292.214, yang saya kumpulkan selama 4 bulan. Andai saldo saya ter-banned setelah mencapai $100 (sekitaran Rp 1.350.000) tentu akun saya bisa di cancel dan saldo bisa dicairkan. Tapi saldo saya tidak mencukupi untuk di cairkan via calcel akun. Memang lagi apes.  

Hampir pay out
Peristiwa ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi para blogger yang memonetize akunnya menggukana google adsense. Bukan blogger sejati jika kita menyerah ketika ada masalah besar. Saya sempat frustasi selama seminggu. Setelah itu saya ajukan banding. Berharap ada setitik cahaya yang mampu mengembalikan akun ter-banned. Sehari setelahnya, saya dapat balasan email dari google. Intinya, banding saya ditolak. Dan google sudah mewanti-wanti, jika banding pertama ditolak, kemungkinan diterimanya banding berikutnya sangat kecil. Baiklah. Untuk sementara, saya off dulu dari google adsense. Saya harus bangkit lagi dari 0 karena blog utama saya ikutan ter-banned. Otomatis, blog tidak bisa lagi menampilkan iklan google adsense. 

Saya tidak mau terlarut dalam google adsense terlalu lama. Solusi lain adalah mencoba peruntungan dengan memasang iklan via penyedia iklan alternatif, baik lokal maupun international. Contoh iklan alternatif saya coba adalah zoteromedia, short link dan popcash. Bahkan, pernah menerima pencairan penghasilan melalui adf.ly, salah satu penyedia short link dan popcash. Dan sudah dituliskan review-nya disini  Meskipun Penghasilan Kecil, Ternyata ADF.LY Terbukti Membayar

Ketika saya menjelajah ke forum-forum, ada trik khusus bagi pemilik akun google adsense. Jangan terlalu berharap teman-teman mengumpulkan saldo hingga $100. Jika sudah mencabai ambang tertentu, apalagi jika sudah verifikasi PIN, lebih baik akun google adsense kita jual di grup-grup adsense marketplace. Langkah ini lebih aman dari pada harus menunggu sampai pay out, ternyata malah ter-banned duluan seperti saya.

Semoga pengelaman ini bermanfaat untuk kita semua.

Salam blogger
Informatika Kita 

0 Response to "Menyebalkan, Google Adsense Mendadak Ter-Banned Ketika Saldo Hampir Pay Out"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung, Silakan Berkomentar...
Kritik dan Saran Teman-Teman Sangat Memotivasi Saya (^_^)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel